Prospek Makin Cerah, MD Pictures Siap Bikin Film Seharga Rp 72 Miliar

2018-09-06 13:24:29

Prospek bisnis perfilman tanah air diyakini makin cerah, sehingga PT MD Pictures Tbk siap memproduksi film kelas Hollywood dengan dana USD 5 juta atau sekitar Rp 72 miliar. Selain dipasarkan di Indonesia, film tersebut juga mengincar penonton global.
Direktur Utama MD Pictures, Manoj Punjabi, mengatakan jumlah penonton film layar lebar di Indonesia terus meningkat. Pada 2017 lalu menyentuh angka 42 juta penonton. Tahun ini Manoj memprediksi angka tersebut bakal bertumbuh 20 persen.
“Tahun ini prediksi saya 20 persen growth pasti yaa. Di atas 50 juta penonton, even 55 juta (bisa tercapai). Itu tanda bahwa growthnya sangat sehat. Dengan penambahan bioskop, lebih confidence dengan film nasional. Jadi bagi saya itu tanda sehat. Tinggal tunggu waktu, kita bisa lebih besar lagi,” ungkap Manoj di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (7/8). 
Menurut Manoj, peminat film Indonesia yang terus bertumbuh tersebut juga diimbangi dengan jumlah layar yang terus bertambah. Tiga tahun yang lalu, di Indonesia hanya tersedia sekitar 1.000 layar bioskop. Jumlah tersebut naik signifikan hingga tahun ini.

“Karena film kan peminat tinggi dan Indonesia sudah punya 1.800-an layar. Jadi growthnya Anda bisa bayangkan. Industri film ini sudah serius,” ujarnya. 
Manoj menyatakan pihaknya optimistis dapat go international dalam waktu dekat. Selama ini film-film produksi MD Pictures menurutnya juga sudah menghiasi layar-layar negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Di ketiga negara tersebut, Manoj mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan beberapa partner.

Namun, tak puas sampai di situ, Manoj mengungkapkan pihaknya kini tengah bersiap memproduksi film sekelas Hollywood. Tak tanggung-tanggung, untuk menjalankan proyek tersebut, Manoj menyiapkan dana hingga USD 5 juta.
“Pasti Hollywood ini udah mau jalan produksi. Tahun depan saya mulai syuting film dengan budget USD 4-5 juta. Bikin film Hollywood, film yang internasional rilis tapi value di Indonesia ada,” ujarnya. 

Selain itu, Manoj juga tengah mempertimbangkan pemanfaatan channel over-the-top (OTT). Menurutnya dengan menggunakan channel OTT, jangkauan penonton bisa lebih luas lagi alias mencakup seluruh dunia. “OTT platform itu sekarang kan ada Netflix dan sebagainya. Kalau mereka beli kita punya rights (hak siar) itukan bisa tayang sampai luar negeri,” kata Manoj. 
Untuk mencapai target-target tersebut, Manoj tidak menampik bahwa ada banyak investasi yang dibutuhkan. Investasi tersebut tidak melulu soal dana namun juga menyangkut tim yang solid seperti talent, penulis skenario, sutradara, hingga infrastruktur seperti kelengkapan studio.
“Saya mau bentuk ekosistem, bagaimana orang betah di MD. Itu harapan saya,” tandasnya.

NEWS GALLERY

RELATED
News
Mantan Wakil Bupati Ikut Donor Darah MD
Buka Puasa Bersama, MD Perkenalkan 55 Karyawan Baru
Diwali 2012, Keberuntungan MD Berkat Shania Punjabi